Produk kain tenun tradisional khas Tanjuang Baringin Utara kian dikenal luas dan berhasil menarik perhatian para kolektor dan wisatawan yang berkunjung ke stan pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Nagari.
Ditenun secara manual menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM), kain tenun ini memiliki keunikan pada motifnya yang terinspirasi dari flora dan fauna lokal khas pegunungan Pasaman. Pewarnaan benang pun sebagian besar menggunakan bahan alami seperti ekstrak dedaunan dan kulit kayu, yang memberikan warna lembut dan tahan lama.
Kerajinan tenun ini telah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi para ibu rumah tangga di nagari. Program pelatihan terpadu yang didorong oleh KKN mahasiswa dan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan variasi produk, tidak hanya dalam bentuk selendang, tetapi juga pakaian jadi dan aksesoris modern.
